Scroll untuk baca artikel
Shopee 12 12
Pinjaman

Cara Tepat Top Up Pinjaman KUR BRI yang Belum Lunas

69
×

Cara Tepat Top Up Pinjaman KUR BRI yang Belum Lunas

Share this article
Cara Tepat Top Up Pinjaman KUR BRI yang Belum Lunas

Mengelola pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI memerlukan strategi dan pengetahuan yang tepat, terutama ketika Anda mempertimbangkan untuk melakukan top up atau penambahan pinjaman pada KUR yang belum lunas.

Proses ini bisa menjadi solusi bagi pengusaha yang membutuhkan dana tambahan untuk mengembangkan usahanya.

Tokopedia Waktu Indonesia Belanja

Artikel ini akan membahas secara mendetail tentang bagaimana Anda dapat melakukan top up pinjaman KUR BRI dengan cara yang tepat dan efisien.

Kami akan menyediakan panduan langkah demi langkah, termasuk syarat, prosedur, dan tips penting yang perlu diperhatikan agar proses top up Anda berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Mengenal Apa Itu KUR?

Sebelum membahas lebih jauh, penting bagi Anda mengetahui pengertiannya. KUR merupakan kepanjangan dari Kredit Usaha rakyat dengan bunga rendah serta persyaratannya mudah dan fleksibel. Pemerintah membentuk program ini untuk memajukan usaha UMKM ataupun koperasi.

Pemerintah menerbitkan paket kebijakan pengembangan serta pemberdayaan yang bertujuan untuk menciptakan tenaga ahli pada bidangnya. Kesejahteraan dapat tercapai dengan perekonomian yang semakin membaik. Program tersebut bertujuan untuk meminimalisir kegagalan dalam usaha.

Top up atau pengajuan tambahan pinjaman KUR sebelumnya harus melunasi sisa pinjaman terlebih dahulu. Terdapat syarat dan ketentuan yang harus nasabah patuhi dengan baik dan benar. Program ini menitik beratkan pada usaha mikro, kecil, menengah, dan juga koperasi.

Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI

Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI
Foto: Twitter/Exploraphones.Com

Misalnya, ketika Anda sebagai pelaku usaha melakukan pinjaman KUR BRI sebesar Rp 15.000.000 dengan tenor 12 bulan. Kemudian, setelah 6 bulan berjalan, Anda masih membutuhkan pinjaman lagi sebesar Rp 5.000.000 untuk menambah modal. Padahal, pinjaman yang sebelumnya belum lunas.

Anda bisa mengajukan pinjaman lagi dengan beberapa syarat yang harus Anda penuhi terlebih dahulu. Berikut syarat top up pinjaman KUR BRI:

Dokumen Utama:

  • KTP
  • KK
  • Surat Keterangan Usaha atau Surat Izin Usaha
  • Surat Jaminan, seperti BPKB kendaraan bermotor, SPPT, atau SHM

Dokumen Tambahan:

  • Fotokopi buku tabungan
  • NPWP
  • Pas foto ukuran 3×4
  • Slip gaji
  • Berkas-berkas jaminan lain yang diperlukan

Persyaratan Lain:

  • Pinjaman KUR BRI sudah berjalan minimal 6 bulan angsuran dan tidak dapat dipercepat.
  • Untuk pelunasan angsuran harus selalu tepat waktu, karena ini akan dijadikan sebagai penilaian dari petugas survei bank BRI.
  • Tidak memiliki pinjaman modal kerja di bank BRI, selain KUR BRI atau bank lain.
  • Adanya kepastian bahwa top up KUR BRI benar-benar digunakan untuk kebutuhan modal usaha, bukan untuk konsumtif semata.
  • Harus menyerahkan agunan tambahan jika jumlah top up KUR BRI besar, yaitu di atas 100 juta rupiah.
  • Memperbarui dokumen pendukung jika diperlukan.
  • Sebelum melakukan pelunasan, sebaiknya menghubungi petugas yang menangani KUR BRI agar pelunasan baru prosesnya segera diproses.
  • Usaha yang Anda jalankan harus berjalan normal yang dibuktikan dengan survei oleh petugas yang bersangkutan.
  • Melampirkan rekening koran minimal 3 bulan terakhir sebagai bahan pertimbangan kemampuan bayar angsuran setelah top up KUR BRI.

Cara Top Up Pinjaman KUR BRI

Cara Top Up Pinjaman KUR BRI penting untuk Anda ketahui, istilah tersebut mungkin sangat familiar. Nama lain adalah penambahan pinjaman. Selain itu juga menyajikan informasi terkait perbankan seperti asuransi kredit, tunggakan, cara penagihan, dan masih banyak lainnya.

  • Kunjungi cabang Bank BRI terdekat.
  • Temui customer service, kemudian ada arahan menuju tahap selanjutnya.
  • Nasabah harus memenuhi syarat agar dapat mengajukan KUR ini.
  • Syaratnya yakni sisa pinjaman harus lunas terlebih dahulu.
  • Top Up dapat Anda lakukan saat pinjaman berjalan minimal 6 bulan.
  • Pembayaran sebelum jatuh tempo.
  • Tidak ada pinjaman di tempat lain.
  • Menyerahkan jaminan pendukung.
  • Memperbaharui data permohonan, jika sudah tidak berlaku.
  • Usaha berjalan normal, dibuktikan dengan survey lapangan.
  • Ajukan permintaan dana tambahan
  • Pilih jenis dana tambahan atau top up
  • Lengkapi data berkas formulir yang ada
  • Teller akan memproses permintaan dana

Itulah cara mudah untuk mengajukan top up dana KUR yang bisa nasabah lakukan. Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai berkas persyaratan yang sudah penulis sampaikan sebelumnya. Perhatikan pula berbagai syarat kondisi lainnya seperti pinjaman telah lunas sebagian atau memiliki jaminan pendukung.

Suku Bunga Pinjaman KUR BRI

Suku Bunga Pinjaman KUR BRI
Foto: Facebook/Layanan Dana KUR Online

Sebelum melakukan top up, sebaiknya cari informasi terlebih dahulu berapa suku bunga yang dibebankan kepada debitur. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa suku bunga KUR saat pengajuan adalah 6% per tahun (0,2% per bulan).

Nah, namun setelah Anda melakukan top up, maka suku bunga akan berubah menjadi 0,3% per bulan.  Jadi, alangkah baiknya pertimbangkan dengan baik jika Anda berencana melakukan top up KUR ya.

Melakukan top up pada pinjaman KUR BRI yang belum lunas memang memerlukan pertimbangan dan pemahaman yang mendalam tentang prosedur dan kebijakan bank.

Melalui artikel ini, Anda telah mendapatkan panduan yang jelas tentang bagaimana melakukan top up dengan tepat.

Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan finansial harus dilakukan dengan penuh pertimbangan, terutama dalam mengelola kewajiban dan kapasitas pembayaran Anda.

Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik terhadap prosesnya, top up pinjaman KUR Anda dapat mendukung pertumbuhan bisnis dengan cara yang sehat dan berkelanjutan.

Semoga informasi ini membantu Anda dalam mengambil langkah yang tepat untuk keberlanjutan dan kemajuan usaha Anda.