Scroll untuk baca artikel
Shopee 12 12
Properti

5 Panduan untuk Milenial dalam Pencapaian Impian Memiliki Rumah

49
×

5 Panduan untuk Milenial dalam Pencapaian Impian Memiliki Rumah

Share this article
5 Panduan untuk Milenial dalam Pencapaian Impian Memiliki Rumah

Di era yang semakin modern dan pesat perkembangannya, banyak generasi milenial yang memimpikan untuk memiliki rumah sendiri. Namun, impian ini sering kali dianggap sebagai hal yang sulit untuk direalisasikan mengingat tantangan ekonomi yang ada.

Namun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) percaya bahwa dengan langkah yang tepat, impian ini bisa dicapai. Berikut adalah lima panduan yang telah disusun oleh Kementerian PUPR untuk membantu generasi milenial dalam mencapai impian memiliki rumah:

Tokopedia Waktu Indonesia Belanja

1. Mengerti Tentang Program Pemerintah yang Tersedia

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, generasi milenial perlu memahami berbagai program yang ditawarkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Untuk memanfaatkan kedua program ini, generasi milenial harus menjadi anggota Tapera. Ini adalah saran dari Ratna Indriani, Analis Kebijakan dari Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan DJPI.

2. Kenali Kondisi Keuangan Pribadi

Sebelum memutuskan untuk memiliki rumah, penting bagi generasi milenial untuk memahami kondisi keuangan mereka. Beberapa pertanyaan yang harus dipertimbangkan adalah: Apakah penghasilan Anda sesuai dengan kriteria masyarakat berpenghasilan rendah?

Apakah penghasilan Anda tetap? Apakah Anda memiliki kemampuan untuk mengangsur? Apakah tabungan Anda cukup untuk uang muka? Dan, apakah Anda memiliki utang sebelum mengajukan KPR?

3. Pilih Rumah Bersubsidi yang Berkualitas

Selain mempertimbangkan kondisi keuangan, penting bagi generasi milenial untuk memilih rumah yang berkualitas. Hal ini dapat dilakukan dengan memeriksa pengembang perumahan melalui Sistem Informasi Registrasi Pengembang (Sireng) dan Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang).

Selain itu, periksa juga apakah harga jual sesuai dengan batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dan pastikan Anda memeriksa lokasi serta kondisi fisik rumah sebelum memutuskan.

4. Persiapkan Semua Dokumen yang Diperlukan

Proses memiliki rumah membutuhkan berbagai dokumen. Oleh karena itu, penting bagi generasi milenial untuk memahami persyaratan dan menyiapkan semua dokumen yang diperlukan sebelum mengajukan pembiayaan.

5. Memilih Bank Pelaksana dengan Tepat

Dalam proses pembiayaan perumahan, memilih bank pelaksana merupakan langkah penting lainnya. Pastikan untuk memilih bank yang sudah bekerja sama dengan program pemerintah seperti FLPP dan Tapera. Selain itu, perlu juga untuk mempertimbangkan biaya-biaya tambahan yang mungkin muncul.

Setelah menyiapkan semua langkah di atas, generasi milenial bisa mendaftar antrean dengan melakukan registrasi di aplikasi seperti Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (Sikasep) atau Sistem Informasi Tapera (Sitara). Pastikan untuk mengunggah semua dokumen yang diperlukan, menunggu hasil verifikasi, dan kemudian melanjutkan dengan akad kredit.

Dalam upaya memfasilitasi generasi milenial dalam memiliki rumah, Kementerian PUPR telah menyatakan bahwa pada tahun 2023, fokus pengembangan pembiayaan perumahan akan ditujukan untuk tiga kelompok utama: masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) informal, masyarakat perkotaan, dan tentu saja, generasi milenial.

Generasi milenial merupakan kelompok unik. Mereka berada di posisi di mana mereka tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan subsidi, namun di sisi lain, mereka juga menghadapi kesulitan dalam mencicil rumah pribadi.

Namun, dengan bantuan dari sektor perbankan yang dapat menyediakan produk pembiayaan KPR dengan jangka waktu yang lebih panjang dan disesuaikan dengan kebutuhan milenial, impian memiliki rumah bisa menjadi lebih mudah untuk dicapai.